Health Talk "Vaksin Covid -19 untuk Lansia" Bersama Dosen Farmasi Universitas Al-Ghifari


Health Talk "Vaksin Covid -19 untuk Lansia" Bersama Dosen Farmasi Universitas Al-Ghifari

INFO HUMAS YAYASAN AL-GHIFARI - Fakultas MIPA Universitas Al-Ghifari (Unfari) sejak bulan Januari 2019 telah menjalin kerjasama dengan Fit Radio Bandung.

"Alhamdulillah kami (Fakultas MIPA Unfari) diberi kesempatan mengisi acara di Fit Radio Bandung sebanyak 2 bulan sekali" kata Apt. Dytha Andri Dewati, M.Si., Dekan Fakultas MIPA Unfari dan juga sebagai Dosen pada Jurusan Farmasi Unfari, Ahad (7/3/2021).

Pada bulan Maret ini, kata Dytha pihaknya akan mengusung tema/topik sekitar Covid-19. Inilah daftar Dosen Farmasi Unfari yang mengisi di Fit Radio Bandung, Apt. Sri Maryam, M. Si (1/3), Apt. Dytha Andri Deswati, M. Si (8/3), Apt. Yuyun Wahyuni, M. Farm (15/3), Apt. Yulia Wardati, M. M (22/3), dan Apt. Iis Rukmawati, M.M.Kes (29/3).

"Tanggal 1 Maret 2021 yang lalu, Dosen tetap kami di Jurusan Farmasi dan sekaligus selaku Wakil Dekan Fakultas MIPA Unfari, Apt. Sri Maryam, M.Si telah sharing ilmu di Fit Radio Bandung terkait Pemakaian Kayu Putih di Masyarakat untuk penggunaan Covid-19," ungkapnya.

Selanjutnya, Dytha menjelaskan hari Senin, 8 Maret 2021 mulai pukul 10.15 WIB yang disiarkan secara langsung Fit Radio FM Bandung, dirinya mendapat giliran untuk berbicara terkait Covid-19.

"Insya Allah saya akan berbicara tema yang sangat menarik yaitu Vaksin Covid-19 untuk Lansia," sebut Dytha.

Perihal Vaksin Covid-19 untuk Lansia, Dytha menyatakan BPOM terus memonitor perkembangan uji klinik pada usia lanjut (lansia) karena melihat angka kematian akibat Covid-19 banyak terjadi pada kelompok tersebut.

"Perkembangan uji klinik yang dilaksanakan di Brazil dan juga di China, serta melihat keamanan dan khasiat yang menunjang untuk penggunaan vaksin pada kelompok lansia telah memiliki data penggunaan vaksin Coronavac untuk kelompok lansia pada uji klinik fase 1 dan 2 yang melibatkan subjek lansia sekitar 400 orang di China, diberikan 2 dosis vaksin dengan jarak 28 hari, memberikan hasil imunogenisitas yang baik, yaitu dengan seroconversion rate 97,96%, dan keamanan dapat di toleransi dengan baik, tidak ada efek samping yang serius," paparnya.

Untuk lebih jelasnya soal Vaksin Covid-19 untuk Lansia, kata Dytha bisa disimak dan berinteraksi langsung hari Senin, 8 Maret 2021 di 94.8 FM Fit Radio Bandung mulai pukul 10.15 WIB.





 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesan Penting Kepala SD Plus Al-Ghifari di Hari Musik Nasional